Seharusnya Aku Tidak Menyesal (Episode 2)

Menurutku cita-citaku sangat mulia dan tidak ada yang salah dengan cita-citaku itu. Aku sudah bertekad ingin menjadi orang kaya yang bisa membeli mobil dan rumah yang gede. Aku selalu ingin menjadi seorang pengusaha, oleh karena itu aku berencana akan melanjutkan pendidikan menengah atasnya di sekolah kejuruan ekonomi dan bisnis. Aku sangat senang jika ada orang yang mengucapkan kata ekonomi dan bisnis. Seketika hatiku langsung bergetar mendengarnya.

Pagi itu, aku sangat senang karena hari itu aku dinyatakan lulus dari sekolah menengah pertama. Sungguh bahagia tidak terkira, karena walaupun aku tidak selalu menjadi yang nomor satu, tapi aku bisa masuk 10 besar nilai akhir terbaik dari sekolahku. Prestasi yang tidak hanya membuat aku bangga, terlebih orang tuaku sangat bangga padaku. Pak Sutarman, beliaulah yang memberi selamat padaku paling akhir dan mengajak aku bercakap-cakap. “Selamat ya!, mau lanjut kemana?”, Tanya beliau. Kemudian aku menjawab: “saya akan lanjut ke SMK pak”. Kemudian Pak Sutarman dengan nada pelan, “kenapa tidak ke SMA, coba kamu pikir-pikir lagi”.

Percakapanku 1 minggu yang lalu masih membekas jelas di pikiranku. Apalagi setelah kakaku menyuruh aku untuk lanjut ke SMA saja. Aku semakin bingung, jika orang tuaku ditanya dia selalu menyerahkan pilihannya padaku. Besok adalah hari terakhir penentuan keputusan untuk memilih sekolah apa yang akan aku masuki. Sungguh waktu yang terlalu singkat buatku, hingga akhirnya pada waktu yang telah ditentukan aku memilih SMA. Menurut pendapat mereka, apa lulusan SMA tidak bisa jadi pengusaha, sangat mungkin kata mereka.

Akhirnya impianku untuk sekolah di kejuruan bidang ekonomi dan bisnis pupus sudah. Aku hanya bisa menerima hal ini sebagai kekalahanku dan seperti ada penyesalan dalam diriku. Akan tetapi seiring dengan semakin padatnya aktivitas kegiatan disekolah, aku mulai lupa dengan penyesalanku. Aku menjalani rutinitas seperti biasanya sebagaimana siswa yang lain. Belajar, berorganisasi dan jalan-jalan bersama-sama teman-teman. Aku mulai menikmati dengan kehidupanku setelah menginjak semester 2 di SMA. Duniaku dipenuhi banyak kegiatan-kegiatan di sekolah. (Bersambung…)

(Ditulis oleh Priyono)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: