Hatimu Padamkan Apiku

Api dalam botol

Panasnya menggetarkan dinding botol

Sentuhan warna merahnya menerkam

Mencari celah tuk lepaskan panas

Panasnya meluap-luap

Bukalah tutupnya

Niscaya aku akan keluar dengan tenang

Lain hal jika jalanku ditutup

Aku akan meledakkan botol ini

Semuanya akan hancur

Seperti bubuk tepung

Sekali lagi, bukalah tutupnya

Biarkan panasku keluar

Kutelusuri sampai kutemukan hatimu

Hatimu padamkan apiku

Menuju sejuknya hidup

Purwokerto, 10 Desember 2007

Ditulis oleh Priyono

2 responses

  1. Iya bro… ne puisi2 karya gw yg udah kadaluwarsa.. daripada menumpuk di buku diary, mending dipost disini,hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: