PECUNDANG CINTA

Kehangatan sinar cinta
Resapi setiap sudut cahaya
Yang mengagungkan setiap nama cinta
Untuk insan pencinta

Detik-detik berlalu
Kita lewati bersama
Dalam suka dan duka
Serunai seruling tiupkan asmara
Walaupun tiada kata cinta
Dalam kebersamaan kita
Kita seperti sepasang merpati
Bila kita terpisah
Akulah orang pertama yang meemukanmu

Roda tidak selamanya diatas
Satu waktu ada di bawah
Hidup terasa sebatang kara
Rasapun tak tentu arahnya
Saat waktumu mulai terbagi
Setiap perhatianmu hanya untuknya
Orang yang aku anggap saudara
Dia teman karibku
Saat ini satu senyumpun tak tersungging padaku
Dirimu menari-nari indah
Diatas tangisanku
Hanyalah kepedihan
Bila aku lihat engkau berdua mesra
Akulah pecundang sejati
Yang tak pernah mampu
Tuk ungkapkan cinta

Jakarta, 13 Februari 2005
Ditulis oleh Priyono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: