Puisi Cinta

1.  Melayang

 

Sepoi angin malam membelaiku

Terasa bergetar jiwa dan raga ini

Mataku setengah terpejam

Menahan rasa ini

Tahukah dirimu disana

Aku sangat merindukan belai rindumu

Sebagai pengobat rasa ini

Betapa dirimu sangat berharga dalam hidupku

Hiburlah diriku dengan candamu

Karena dengan senyummu pun aku sudah melayang

Purwokerto, 30 Oktober 2007

2. Bulan

 

Bulan…….

Engkau begitu lembut

Keberadaanmu membuatku hidup baru

Bulan……….

Engkau seperti bola pingpong

Bentukmu bulat seperti matanya

Bulan……….

Engkau memiliki noda di tubuhmu

Dirimu tidak sempurna seperti dirinya

Purwokerto, 03 Desember 2007

3. Mawarku

 

Mawarku yang mekar

Kelopakmu membawa cinta

Tulus dari jantung hatiku

Mawarku tetap bersinar

Warnamu membawa cinta

Dalam, sedalam samudera

Mawarku kini layu

Akulah yang memetiknya

Akulah yang menikmati ranumnya

Akulah yang memeliharanya

Mawarku kini layu

Kini tinggal sesal dihati

Purwokerto, 05 Desember 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: