Menjaga Hati dan Perasaan Orang Lain

Janganlah pernah bermain-main dengan hati dan perasaan, karena sekali hati terluka akan menimbulkan bekas yang meski telah diobati tetap masih ada bekasnya. Kita ambil contoh, seorang anak yang menancapkan sebuah paku besar dipagar kayu. Dengan paku itu, maka pagar kayu akan merasa terluka.

Ketika anak tersebut berusaha untuk mengembalikan ke keadaan semula, supaya pagar kayu tidak terluka, dicabutlah paku besar itu dari pagar kayu. Namun apa yang terjadi, pagar kayu masih menimbulkan bekas luka yang masih kita lihat. Dan setelah kita berusaha untuk memperbaikinya kembali dengan menambal luka pagar kayu, kita masih tetap dapat melihat bekas tambalan luka.

Begitu juga dengan hati manusia, sekali terluka maka akan butuh waktu dan keikhlasan untuk bisa menyembuhkan lukanya. Tidak semua manusia bisa mudah memaafkan kesalahan yang dilakukan orang lain. Meskipun kita bisa melakukannya, tapi belum tentu orang lain bisa melakukan seperti apa yang kita lakukan.

Jika sobat pernah dilukai oleh orang lain, maka maafkanlah kesalahan orang lain tersebut. Karena jika kita memendamnya, kita seperti menumpuk sampah dalam hati kita. Ketika orang lain susah memaafkan kita, berdoalah pada Allah supaya pintu hatinya dibukakan.

Mengingat hati sangat sensitif, maka jagalah lisan dan tingkah laku kita. Jangan sampai membuat hati orang lain terluka. Lebih baik gunakan waktu kita untuk banyak beribadah kepada Allah dan bersosialisasi dengan masyarakat secara tepat dan benar.
(Ditulis oleh Priyono)

About these ads

3 responses

  1. yup..betul
    harus hati-hati baik dalam perkataan dan perbuatan jangan sampai menyinggung orang lain,,dan yang paling parah klo kita tidak menyadari bahwa kita telah menyakiti orang lain..oleh karena itu sering2lah intropeksi diri dan bermuhasabah diri..

  2. siip… kalo sesuatu pada dasarnya harus dimulai dengan keiklasan agar tidak menyisakan luka

  3. Yupz, betul banget mas Indra… Kuncinya adalah ikhlas melakukan sesuatu untuk orang lain…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: